Senin, 02 Januari 2012

Perkembangan Sejarah Sistem Numerasi


Sistem numerasi adalah sekumpulan lambang dan aturan pokok untuk menuliskan bilangan. Lambang yang menyatakan suatu bilangan disebut numeral. Karena banyaknya suku bangsa di dunia sejak zaman purba,maka berkembang pula sistem numerasi yang berbeda sehingga saat ini dapat diketahui bahwa suatu bilangan dapat dinyatakan dengan bermacam-macam lambang,tetapi suatu lambang tentu hanya menunjuk pada satu bilangan. Beda antara bilangan dan lambang bilangan(numeral) serupa dengan beda antara seseorang dengan namanya , beda antara benda dengan nama yang diberikan kepada benda itu, atau beda antara binatang dengan nama binatang yang ditunjuk.
            Sesuai dengan urutan waktu terjadinya ,beberapa sistem numerasi yang dikenal adalah sistem mesir kuno kurang lebih (3000 SM) , sistem Babilonia kurang lebih (2000 SM), sistem Yunani Kuno kurang lebih (600 SM), Maya (300 SM) , sistem Jepang-Cina kurang lebih (200 SM) sistem Romawi kurang lebih (100 SM) sistem Hindu –Arab (300 SM-750 SM). Ragam dari lambang-lambang bilangan yang digunakan adalah sebagai berikut
Sistem Numerasi Romawi (100 S.M)
Desimal
Romawi
Desimal
Romawi
1
1
100
C
5
V
500
D
10
X
1000
M
50
L






Sasaran Belajar.
            Setelah mempelajari bab ini ,mahasiswa diharapkan menguasai pengertian sistem numerasi dan algoritma dalam operasi matematika.
            Sasaran belajar bab ini adalah agar mahasiswa mampu :
1)      memahami beberapa sistem numerasi.
2)      memahami sistem numerasi dengan menggunakan nilai tempat.
3)      memahami beberapa algoritma operasi aritmatika dan sifat-sifatnya.
Latar belakang
            Sejak zaman dahulu kala,manusia berkepentingan dengan bilangan untuk menghitung banyak ternaknya,mengukur luas sawahnya,untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Kebutuhan terhadap bilangan tersebut mula-mula sederhana,tetapi makin lama makin meningkat ,sehingga manusia perlu meningkatkan dan mengembangkan sistem numerasi. Sistem numerasi pun terus berkembang selama berabad-abad ,dari masa ke masa hingga saat ini.
Dengan mempelajari sejarah perkembangan sistem numerasi ,notasi pangkat dan algoritma dalam operasi aritmatika ,kita dapat lebih menghayati ,lebih mengagumipara pendahulu kita . betapa hebat dan uletnya para penemu yang hidup pada abad-abad yang silam. Betapa indah dan menakjubkannya penemuan-penemuan di bidang matematika tersebut ,sehingga kita bisa lebih mencintai dan lebih menyukai matematika yang oleh sebagian besar murid dianggap sebagai hal yang ditakuti.
A.    Beberapa sistem numerasi
Sebelum membicarakan sistem numerasi,sebaiknya kita mengenal apakah yang dimaksud dengan bilangan dan lambang bilangan? Perbandingan antara bilangan dan lambang bilangan adalah antara objek dan objek nama tersebut. Nomor halaman yang anda lihat pada halaman ini bukanlah suatu bilangan melainkan lambang bilangan.
Lambang bilangan adalah simbol yang melambangkan suatu bilangan simbol yang digunakan untuk menyatakan / menggambarkan suatu bilangan dapat bermacam-macam misalnya 4;   2+2;   2.2; 3+1; dan sebagainya. Semua simbol tersebut menyatakan sebuah bilangan yang sama .
Untuk membuat lambang bilangan digunakan simbol yang disebut bagian ini akan membicarakan beberapa macam angka yang digunakan untuk menyatakan bilangan dalam sistem numerasi.
Secara umum , sistem numerasi yang pertama-tema digunakan, merupakan sistem penjumlahan,sistem perkalian,dan sistem nilai tempat. Penjumlahan yang mula-mula digunakan dinyatakan dalam sekumpulan simbol-simbol. Sebuah bilangan yang dinyatakan dengan kumpulan simbol merupakan jumlah dari bilangan-bilangan yang dinyatakan oleh masing-masing simbol .
Misalnya:
a)      adalah simbol-simbol dalam sistem mesir , artinya 111(=100+1
b)       adalah simbol-simbol dalam sistem romawi yang artinya 11(=10
berikut ini akan dikenalkan beberapa sistem numerasi yang pernah digunakan dan dikembangkan oleh para pendahulu kita.
1.      Sistem Turus
Salah satu sistem numerasi yang pertama-tama digunakan adalah sistem turus,sistem ini menggunakan simbol tongkat untuk menyatakan suatu bilangan.
Misalnya llllll ,menunjukkan bilangan 6 ternak . hingga saat ini pun kita masih menggunakan sistem turus ini . misalnya untuk mencatat skor suatu pertandingan olahraga.sebagai ilustrasi : 5 lllll. Merupakan simbol-simbol yang menunjukkan bilangan yang sama.
2.      Sistem Mesir Kuno
sistem numerasi ini merupakan salah satu pelopor dari sistem penjumlahan yang tercatat dalam sejarah yaitu kurang lebih 3000 S.M. ( Glenn John and Litter, Graham dalam A dictionary of mathematics,1984,p.58) tulisan pada jaman mesir ((kurang lebih 650 S.M)ditulis pada papyrus (dari kata papu,yaitu semacam tanaman) atau pada perkamen (kulit kambing)
            sistem numerasi ini menggunakan simbol berupa gambar-gambar
simbol simbol sistem mesir
1           = tongkat
10         = tulang tumit
100       = gulungan tali
1000     = bunga teratai/lotus
10000   = telunjuk
100000 = ikan burbot
1000000= orang terheran-heran
            Simbol-simbol dalam sistem mesir dapat diletakkan dengan urutan sembarang. Sehingga untuk menyatakan suatu bilangan yang sama dapat ditulis dengan beberapa cara. Dengan perkataan lain, sistem mesir tidak mengenal nilai tempat (sedang dalam sistem yang kita gunakan. 43 nilainya berbeda dengan 34).
Dengan sistem mesir ini juga dapat dilakukan penjumlahan.
Catatan: sebenarnya apakah yang dilakukan dalam operasi penjumlahan dengan menggunakan sistem mesir di atas? Tak lain ,hanyalah melakukan pengelompokkan ulang.
10 tongkat = menjadi 1 tulang tumit
10 tulang tumit = menjadi 1 gulungan
10 gulungan =menjadi tanda 1 bunga teratai
Demikian seterusnya
3.      Sistem Babilonia
Sistem numerasi babilonia ini digunakan kira-kira 3000 S.M (Glenn John and Litter, Graham dalam A dictionary of mathematics , 1984)
Pada masa itu orang menulis angka-angka dengan sepotong kayu pada tablet yang terbuat dari tanah liat ( clay tablets)
Simbol baji digunakan untuk menyatakan 1 dan simbol “<” untuk 10 , kedua simbol tersebut digunakan untuk menyatakan bilangan – bilangan 1-59, yaitu dengan cara menuliskan kedua simbol itu secara berulang-ulang.
Selanjutnya untuk menyatakan 60 dan 1 ditulis dengan simbol yang sama , yaitu * * , beda antara dengan 60 dan 1 ditunjukkan dengan adanya jarakyang agak jauh diantarasimbol-simbol itu.
a)      berarti 1.60+1=71
b)      berarti 2.60+2=122
c)      berarti 11.60+21=681
ciri-ciri dari sistem babilonia :
a.       menggunakan bilangan dasar (basis)60
b.      menggunakan nilai tempat (setiap posisi dipisahkan oleh sebuah jarak)
c.       simbol-simbol yang digunakan adalah
d.      tidak mengenal simbol nol

4.      Sistem Maya
Sistem ini menggunakan basis 20, tetapi bilangan kelompok kedua adalah (18) (20) sebagai ganti dari (20)2, bilangan kelompok ketiga adalah (18) (20)2 sebagai ganti dari (20)3 dan seterusnya (18) (20)n.
Bilangan-bilangan di bawah basis (20) ditulis secara amat sederhana dengan titik (krikil) untuk satu dan tangkai (‘’__”) untuk lima.
Simbol-simbol Maya
0
__
0
1
5


Ciri-ciri sistem numerasi Maya:
a)      Menggunakan basis 20
b)      Mengenal simbol 0 yaitu (ѳ)
c)      Ditulis secara tegak atau vertikal.

5.      Sistem romawi  ( kurang lebih 500 SM – 1600)
Sistem numerasi romawi ini menggunakan basis 10 . pada dasarnya , sistem romawi ini merupakan sistem penjumlahan dan sistem perkalian. Jika simbol-simbol sebuah angka mempunyai nilai yang menurun dari kiri ke kanan,maka nilai angka tersebut dijumlahkan . sebaliknya jika sebuah angka mempunyai nilai yang naik dari kiri ke kanan,maka nilai angka tersebut dikurangkan.dalam hal pengurangan.
            Sebuah angka tidak pernah ditulis lebih dari 2 simbol,misalnya IV,IX,XI,CD,CM.
Contoh ;
CX = 100+10=110 (dari kiri ke kanan nilainya menurun,jadi dijumlahkan)
XC=100-10  =90 (dari kiri ke kanan nilainya naik,jadi dikurangkan)

6.      Sistem Arab Hindu (Mulai dipakai kurang lebih tahun 1000)
Ciri-ciri sistem Arab Hindu:
a.       Menggunakan basis 10
b.      Menggunakan nilai tempat
c.       Menggunakan angka : 1 2 3 4 ..... 9
d.      Mengenal simbol 0
Karena sistem ini menggunakan basis 10 maka disebut juga sebagai sistem desimal. Sistem desimal ini menggunakan ide nilai tempat, misalnya 492:
4 menunjukkan 4 buah himpunan seratusan (400)
9 menunjukkan 9 buah himpunan sepuluhan (90)
2 menunjukkan 2 buah himpunan satuan (2)



[1]  Mukhtar A Karim, dkk. Pendidikan Matematika 1.

Menulis Ejaan Huruf Yang Benar


Nilai-nilai pendidikan karakter, sebagaimana di Sebutkan dalam buku Character Building susunan Prof.Dr.Ir. Salim Said, M.Ba adalah sebagai berikut :
1) nilai kejujuran;
2) nilai kedisiplinan;
3) nilai penghormatan terhadap orang lain beserta karyanya;
4) etos kerja dan semangat berkarya;
5) kreatif dan inovatif;
6) nilai kesediaan untuk menjalin kerja sama dengan orang lain.
Dalam artikel berjudul Pembelajaran Bahasa dan Karakter Bangsa yang ditulis oleh Sri Mulyani dalam Harian Media Indonesia di Sebutkan bahwa :
1) pembelajaran bahasa dapat dimanfaatkan untuk menertibkan cara berfikir;
2) pembelajaran bahasa dapat dijadikan sarana penghalusan budi;
3) pembelajaran bahasa dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan menjalin kerja sama.

HAM Dalam Pembelajaran Ips


  1. A.    Pengertian dan Macam  – Macam HAM
    1. 1.        Pengertian HAM
Hak asasi manusia adalah hak pokok atau hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir yang secara kodrat dibawa oleh manusia sejak lahir dan tidak dapat diganggu gugat karena merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa.
HAM berdasarkan UU No 39 Tahun 1999 adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihormati dan di junjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintahan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Menurut Prof Koenttjoro ( 1976 ) Hak asasi manusia adalah hak yang bersifat asasi, artinya, hak – hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga bersifat suci.
Berdasarkan beberapapengertian tersebut dapat dikatakan bahwa HAM bersifat Universal.Buktinya, hak dasar ini dimiliki oleh setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan dari pribadi siapa pun, dari mana dan kapanpun manusia itu berada.
  1. 2.     Macam – Macam HAM
HAM ada berbagai macam. Namun, hak – hak tersebut dapat di simpulkan menurut John Lock, Montesquieu sebagai berikut :
  1. Hak kemerdaan beragama
  2. Hak kemerdekaaan atas diri sendiri
  3. Hak berkumpul dan Berserikat
Dalam Universal Declaration of Human Right yang memuat 30 pasaldan 31 ayat, secara garis besar macam- macam HAM dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, Yaitu :
  1. Hak politik dan jurnalis
  2. Hak – hak atas martabat dan integritas manusia
  3. Hak – hak sosial ekonomi dan budaya
Di Indonesia HAM tertuang dalam Pembukaan UUD1945, batang tubuh UUD 1945 dan TAP MPR No.XVII / MPR / 1998.
Hak – hak asasi manusia dalam peraturan perundangan – undangan di Indonesia meliputi :
  1. Pembukaan UUD 1945
Alinea I     : Bahwa sesungguhnya kemerdekaaan adalah hak segala bangsa
Alinea II    :”….Mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan    negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Alinea III   : “…Atas berkat rahmat allah yang maha kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan  kebangsaan yang bebas..’’
Alinea IV  : …Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpahdarah Indonesia……”
  1. Batang Tubuh UUD 1945
HAMdalam Batang Tubuh UUD 1945, Meliputi :
1)     Pasal 27 Ayat ( 1 ), yaitu jaminan hak kesamaan kedudukan dalam bidang hukum dan pemerintahan.
2)     Pasal 27 Ayat ( 2 ), yaitu menjaminhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
3)     Pasal 28, yaitu jaminan tentang kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan.
4)     Pasal 29 Ayat ( 2 ), yaitu jaminan kemerdekaaan memeluk agama.
5)     Pasal 30 ayat  ( 1 ),yaitu jaminan hak dan kewajiban dalam usaha pembelaan Negara bagi semua warga Negara.
6)     Pasal 31, yaitu jaminan mendapat pengajaran
7)     Pasal 32, yaitu jaminan memajukan kebudayaan Nasional
8)     Pasal 33, yaitu jaminan HAM dibidang ekonomi
9)     Pasal 34, yaitu jaminan hak sosial kemanusiaan
  1. TAP MPR No. XVII / MPR / 1998
Memuat tentang piagam hak asasi manusia serta pandangan dan sikap bangsa Indonesia terhadap hak asasi manusia.dalam ketetapan ini disebutkan beberapa bab tentang hak asasi manusia, di antaranya :
1)     Hak untuk hidup, berkeluarga, dan hak melanjutkan keturunan
2)     Hak mengembangkan diri
3)     Hak keadilan
4)     Hak kemerdekaan
5)     Hak atas kebebasan informasi
6)     Hak keamanan
7)     Hak kesejahteraan
8)     Hak perlindungan dan kemajuan
  1. B.    Upaya Pemajuan, Penghormatan, Perlindungan, dan Penegakan HAM
Tonggak baru dalam sejarah penegakan hak asasi manusia di Indonesia adalah berderetnya pengadilan HAM yang dibentuk berdasarkan UU No. 26 Tahun 2000.
  1. Pengadilan HAM
Pengadilan HAM dibentuk berdasarkan UU No. 26 Tahun 2000.Peradilan HAM memiliki wewenang memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat, termasuk yang dilakukan di luar wilayah territorial Negara RI
  1. Proses Penegakan Hak Asasi Manusia
  2. Penegasan penyelidikan dapat dilakukan ( komnas HAM ) sehingga semua pengaduan atau laporan yang didasarkan KUHP tidak dapat diterima jaksa.
  3. Proses peradilannya dilakukan oleh peradilan Add Hoc
  4. Tenggang waktu dibutuhkan hukum acara peradilan HAM dalam penyelidikan, penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan.
  5. Perlindungan terhadap para korban dan saksi dilakukan karena  proses peradilan ini berkaitan dengan masalah masalah pelanggaran berat sehingga korban dan saksi sangat penting.
  6. Para korban semestinya mendapat kompensasi, hanya ini belum secara tegas diatur dalam UU No. 26 Tahun 2000
    1. Partisipasi dalam Upaya Pemajuan, penghormatan, dan perlindungan HAM
Partisipasi terhadap penegakan HAM diwujudkan dengan berbagai cara :
  1. Ikut mensosialisasikan UU No 39 Tahun 1999
  2. Memasukkan pasal – pasal HAM dalam media cetak maupun elektronik
  3. Keberanian untuk menyampaikan laporan terhadap pelanggran HAM denagn alur dan cara yang benar
  4. Keberanian untuk menjadi saksi terhadap kasus pelanggran HAM
  1. C.    Instrumen Hukum HAM Internasional
Penegakan HAM agar lancer diperlukan instrument – instrument HAM yang diakui oleh seluruh komunitas internasional.Instrumen –instrumen HAM internasional sebagai berikut :
  1. Piagam PBB 1948 / Universal Declaration of Human Right
Tujuan :
  • Mengembangkan hubungan persaudaraan antarbangsa berdasarkan penghormatan terhadapprisip – prinsip hak – hak yang sama dan penentuan nasib sendiri.
  • Mencapai kerja sama internasional dalam menyelesaikan masalah – masalah internasional di bidang ekonomi, sosial, budaya atau kemanusiaan.
  • Mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional.
  1. Konvensi Internasional  Hak sipil dan Politik Tahun 1966
  2. Konvenan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Tahun 1966
  3. Protokol pilihan Tahun 1966
  4. Perjanjian Internasional Mengenai HAM Tahun 1989
Menurut konvensi ini anak memiliki hak – hak baru yang dilindungi  antara lain :
v Hak untuk mengetahui orang tuanya dan diasuh oleh mereka
v Hak atas sebuah nama
v Kebebasan dari perlakuan buruk seksual dan eksploitasi sosial
v Kebebasan dari obt – obatdan perdagangan narkotika
  1. Deklarasi Wina tan 1993
  2. Pengadilan HAM Internasional
  3. Lembaga Pengadilan HAM Internasional
a)     Mahkamah Internasional
Tugasnya : menyelesaikan sangketa antara Negara dan memutus perkara hukum yang dilimpahkan  oleh pihak na bersangketa.
b)     Mahkamah Militer Internasional
Tugasnya : mengadili tindakan kejahatan internasional seperti kejahatan perang Dunia II
c)     Mahkamah Pidana Internasional
Tugasnya : mengadili tindak kejahatan genosida, kejahatan kemanusiaan, perang dan kejahatan agresi.

Micrososft Excel

79
Pengenalan Microsoft Excel 2007
Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi
perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data.
Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif
mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana
tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah
barang dan perkiraan harga barang. Permasalahan ini sebenarnya dapat juga diselesaikan
menggunakan Microsoft Word karena hanya sedikit memerlukan proses perhitungan, tetapi
lebih mudah diselesaikan dengan Microsoft Excel. Contoh permasalahan yang lebih
kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan banyak
perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau
penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan. Penyelesaian
permasalahan yang komplek juga dapat memanfaatkan pemograman macro yang
disediakan oleh Excel agar proses penggunaan lebih mudah.
6.1 Cara memulai aplikasi Microsoft Excel 2007
Langkah-langkah:
1. Pilih tombol Start di pojok kiri bawah tampilan windows.
2. Setelah muncul tampilan menunya pilih Program, kemudian Microsoft Office dan Pilih
Microsoft Excel.
3. Muncul Gambar 6.1
6.2 Mengenal Elemen-elemen Microsoft Excel 2007
Sebelum melakukan pengolahan data pada Microsoft Excel, terlebih dahulu kita harus
mengetahui elemen-elemen yang
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
80
Gambar 6.1
Tampilan di layar saat Microsoft Excel 2007 dijalankan
Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
􀂉 Judul
Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar kerja
yang aktif.
􀂉 Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar misalnya membuat
dokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish
dokumen.
􀂉 Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses
berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya
􀂉 Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan berfungsi
untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.
􀂉 Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat tersebut. Ms
Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.
􀂉 Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol
pengendali.
􀂉 Cell
Cell Aktif Penggulung vertikal
Lembar aktif
Nama Range Fungsi
Penggulung horisontal
Office Button Akses Cepat Toolbar Menu Toolbar Toolbar Lembar kerja Help
Judul
Nomor Baris
Nomor Kolom
Microsoft Excel 2007
81
Cell merupakan
􀂉 Nomor Baris
􀂉 Nomor Kolom
􀂉 Nama Range
􀂉 Fungsi
􀂉 Penggulung vertical dan horisontal
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertikal
dan horisontal.
6.2 Memulai Buat Dokumen
Pada sub bab ini, kita akan membuat dokumen sebagai contoh pengelolaan data
sederhana. Dari contoh pengelolaan data sederhana kita akan belajar tentang cara
pengetikan di excel, alignment, cara memformat huruf, cara memformat tabel dan cell, dan
memanfaatkan fasilitas Autofill. Berikut contoh pengelolaan data yang pertama seperti pada
Gambar 6.2.
Gambar 6.2
Contoh Dokumen untuk mengelola data sederhana
Langkah-langkah membuat dokumen daftar unit kerja seperti pada Gambar 6.2 adalah
sebagai berikut:
1. Buat Judul dan Sub Judul Laporan
• Arahkan kursor pada Cell A1 (Kolom A dan Baris 1), kemudian ketikkan tulisan
“Daftar Unit Kerja” pada Cell aktif tersebut.
• Kemudian ketikkan sub judul laporan pada Cell A3, A4, A5, D4 dan D5 seperti
pada tampilan dibawah ini:
• Buat data tabel pada Laporan dengan memulai pengetikan pada A7 sampai F7
untuk judul tabel dan A8, A9, B8, B9, dst untuk data pada tabel.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
82
2. Penggunaan alignment, format font dan format Cell
• Untuk membuat Judul Laporan letaknya di tengah-tengah tabel maka arahkan
kursor ke A1 kemudian select cell mulai A1 sampai F1. Kemudian klik tombol
Merge Cell agar judul laporan terletak ditengah-tengah tabel.
• Agar huruf pada judul laporan dan tabel tebal maka arahkan kursor pada cell
kemudian klik tombol Bold atau dapat juga melakukan format font lainnya
seperti underline atau italic.
3. Penggunaan AutoFill
Pada kolom No, KODE dan NAMA UNIT dapat digunakan Autofill agar lebih
cepat dalam memasukkan data yang berulang. Fasilitas ini diaktifkan ketika kotak
hitam kecil yang disebut fill handle digeser di atas cell-cell baru. Fill handle berada di
ujung kanan bawah cell aktif atau range cell yang dipilih. Ketika menempatkan
pointer cell di atas fill handle, pointer cell berubah menjadi tanda tambah,
menunjukkan bahwa fasilitas AutoFill telah diaktifkan. Untuk membuat seri label,
angka, atau tanggal, geserlah pointer di atas cell-cell yang ingin diisi dengan
informasi, lalu lepaskan tekanan tombol mouse. Seperti sulap, muncullah sederetan
nilai.
Pada Kolom NO dan KODE, Autofill digunakan untuk membuat seri number secara
terurut sedangkan pada kolom Nama Unit digunakan untuk mengcopy data yang
sama ke beberapa cell secara cepat. Selanjutnya lengkapi data tabel seperti pada
Gambar 5.2.
Fill handle
Microsoft Excel 2007
83
4. Penggunaan format Tabel dan Cell
• Microsoft Excel menyediakan fasilitas format table dengan beberapa template
seperti memberi border, warna border, warna cell dan style font dengan klik
tombol format table seperti ini , kemudia akan muncul pilihan style format
tabel seperti berikut ini.
• Kita juga dapat melakukan format tabel dan format cell sesuai selera kita atau
tidak menggunakan template yang disediakan Microsoft Excel. Seperti contohnya
pada Gambar 5.2. menggunakan format tabel dan cell sendiri dengan cara:
o Untuk membuat border pada tabel, blok tabel yang akan di beri border
dalam hal ini mulai cell A7 sampai F15, kemudian klik panah pada tombol
dan pilih All Border seperti pada tampilan dibawah ini.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
84
o Untuk memberi warna pada judul tabel bias menggunakan fasilitas format
cell dengan cara blok cell A7 sampai F7 kemudian klik tombol
kemudian akan muncul pilihan style cell yang akan kita pilih seperti pada
tampilan dibawah ini.
Selain warna cell, kita juga dapat melakukan number format cell jika isi
cell berupa numeric misalnya number format menggunakan comma,
percent atau currency.
Dokumen seperti pada Gambar 6.2 sudah selesai kita buat dan selanjutnya
adalah proses penyimpanan dokumen.
Microsoft Excel 2007
85
6.3 Menyimpan Dokumen
Untuk menyimpan dokumen klik Save . Maka akan terjadi salah satu dari 2 hal berikut :
• Apabila file belum pernah disimpan, Word akan menampilkan kotak dialog Save As
seperti Gambar 5.3.
• Apabila sebelumnya file pernah disimpan dengan nama yang sama, maka Word akan
menyimpan file dan mengembalikan tampilan ke layar dokumen.
Gambar 6.3
Kotak Dialog Save As
Untuk memberi nama pada file ketikkan nama yang diinginkan dalam kotak File
name, lalu tekan tombol Save.
• Apabila kita ingin menyimpan file yang pernah disimpan dengan nama dan format
penyimpanan lain maka pilih Office Button kemudian klik tanda panah pada Save as
dan pilih format penyimpanan lain misalnya disimpan dengan format Microsoft Excel
97-2003. Lebih jelasnya dapat dilihat pada tampilan dibawah ini.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
86
Setelah dipilih format penyimpanan, selanjutnya akan muncul dialog box seperti pada
Gambar 6.3.
6.4 Mengedit Dokumen
Untuk mengedit dokumen yang sudah pernah kita buat, langkah pertama adalah membuka
dokumen yang sudah kita buat dengan cara klik Button Office>>Open. Selanjutnya akan
muncul tampilan seperti pada gambar 6.4 dibawah ini.
Gambar 6.4
Kotak Dialog Open
Setelah itu pilih file Microsoft Excel yang akan dibuka. Setelah file yang akan kita edit
terbuka selanjutnya adalah proses pengeditan. Misalnya pada dokumen tersebut kita akan
menambahkan logo instansi ke laporan Daftar Unit Kerja seperti pada Gambar 5.5 dibawah
ini.
Gambar 6.5
Dokumen dengan penambahan Gambar Logo
Microsoft Excel 2007
87
Langkah-langkah menambahkan logo instansi pada dokumen adalah sebagai berikut:
1. Klik menu Insert >> Picture
2. Kemudian akan muncul kota dialog Insert Picture. Pilih file gambar logo yang akan
kita masukkan ke dokumen, kemudian klik tombol Insert.
3. Setelah itu letakkan gambar yang sudah kita masukkan tadi ke posisi yang kita
inginkan dengan cara menggeser gambar dengan mouse.
4. Agar ada ruang yang lebih besar untuk logo, maka bisa melakukan insert beberapa
baris dibawah judul laporan atau Baris 1 dengan cara:
• Arahkan kursor ke Cell baris 1 kemudian klik pada panel Cells tombol Insert
dan pilih Insert Sheet Row. Lakukan 3 kali insert sehingga ada
tambahan tiga baris baru dibawah judul laporan.
6.5 Penggunaan Rumus
Penggunaan rumus dan fungsi untuk perhitungan dan pengolahan data pada
software perkantoran merupakan fungsi utama Microsoft Excel. Contoh penggunaan rumus
sederhana pada sebuah dokumen seperti pada gambar 6.6 dibawah ini.
Gambar 6.6
Contoh Dokumen 2 penggunaan Rumus
Buat dokumen seperti pada Gambar 6.6 diatas tetapi kosongkan dulu kolom Biaya pada
semua triwulan. Pengisian kolom biaya menggunakan rumus sehingga untuk data
berikutnya tinggal copy rumusnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Klik Cell pertama pada kolom biaya misalnya Cell F16, kemudian ketikkan =D16*E16
kemudian tekan Enter.
2. Copy rumus pada Cell F16 ke Cell F17 sampai F19 dengan cara tarik kebawah
sampai F19 fill handle yang ada dipojok Cell F16 kemudian lepaskan, hasil copy
rumus akan tampil pada Cell F17 sampai F19.
3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk kolom biaya pada Cell H16, J16, dan N16.
Catatan:
Rumus dan fungsi dalam Excel mempunyai pengertian yang berbeda, rumus berupa
instruksi matematika dalam suatu sel/range dalam lembar kerja dengan operator aritmatik:
+,-, ,/,* dan ^. Fungsi merupakan rumus siap pakai yang digunakan sebagai alat bantu
dalam proses perhitungan. Excel menyediakan ratusan fungsi siap pakai diantaranya fungsi
tanggal dan waktu, matematika dan trigonometri, finansial, statistik, lookup dan referensi,
database, teks, dan lain-lain.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
88
Penulisan rumus dengan menunjuk referensi cell sangat dianjurkan untuk mengurangi
kemungkinan kesalahan ketik, sehingga penulisan rumus pada cell F16 dilakukan dengan
langkah berikut ini:
1. Tempatkan penunjuk cell pada posisi yang diinginkan,dalam contoh ini cell F16.
2. Ketik tanda = (sama dengan), dilanjutkan klik sel D16.
3. Ketik tanda * (kali), dilanjutkan dengan klik sel E16.
4. Tekan tombol Enter.
􀀹 Rumus dengan Referensi Cell Relatif
Cell relatif atau cell bebas adalah alamat cell yang jika disalin (copy) menyesuaikan dengan
tempat atau lokasi yang baru. Dengan contoh yang serupa, rumus untuk menghitung
jumlah pada cell C8 adalah =C6*C7. Cell D8 diisi dengan menyalin rumus dari cell D8 atau
dengan istilah lain rumus tersebut disalin dan ditempatkan di sebelah kanan. Rumus pada
cell D8 secara otomatis akan terisi =D6*D7.
Anda perhatikan kedua contoh diatas, jika alamat cell relatif disalin ke arah bawah, kolom
alamat cell tersebut tetap sedangkan baris akan menyesuaikan dengan tempat yang baru.
Sebaliknya jika disalin ke arah samping, posisi baris alamat cell tersebut tetap, sedangkan
kolom akan menyesuaikan dengan posisi yang baru. Alamat cell relatif disebut juga dengan
istilah cell bebas, artinya posisi kolom dan baris tidak terkunci (posisi terkunci diawali
dengan tanda $), sebagai contoh A5, C7, D10 dan sebagainya.
􀀹 Rumus dengan Referensi Cell Semi Absolut
Cell semi absolut ditandai dengan $ pada salah satu posisi; kolom atau baris, dengan kata
lain semi absolut dibagi atas absolut kolom, misalnya $A3, dan absolut baris, misalnya C$1.
Alamat cell absolut kolom jika disalin ke posisi baru, kolom yang bersangkutan selalu tetap
sedangkan baris akan berubah sesuai dengan posisi baru. Alamat cell absolut baris
(contohc$1) jika disalin ke posisi baru, baris yang bersangkutan selalu tetap, sedangkan
kolomnya akan berubah mengikuti posisi yang baru. Tanda $ untuk menunjukkan absolut
(kolom atau baris) dapat Anda ketik secara manual atau dengan menekan tombol fungsi F4
dengan menempatkan penunjuk cell pada alamat cell yang akan diabsolutkan. Misalnya,
pada cell A5, jika Anda menekan tombol F4 hasilnya menjadi $A$5, jika Anda tekan F4 pada
posisi yang sama untuk kedua kalinya, hasilnya adalah A$5, tekan F4 sekali lagi akan
menjadi $A5.
􀀹 Rumus dengan Referensi Cell Absolut
Cell absolut berarti cell tersebut baik kolom maupun barisnya terkunci (absolut kolom dan
baris), sebagai contoh $B$4 jika cell tersebut disalin, posisi kolom dan barisnya tetap.
LATIHAN : (simpan file latihan dengan nama Latihan Bab6)
1. Buatlah tabel seperti dibawah ini : (sheet1).
Dengan ketentuan hanya boleh menuliskan satu rumus kemudian disalin ke seluruh area
2. Buat laporan seperti dibawah ini: (sheet2)

Microsoft Word


Microsoft Word adalah sebuah program aplikasi yang digunakan untuk pengolahan kata. Dengan Microsoft Word, dengan mudah kita dapat mengolah sebuah dokumen dan mencetaknya.
Untuk memulai Microsoft Word, lakukan  Microsoft
à Microsoft Office à Programs àlangkah berikut: Klik Start  Office Word 2003. Atau klik ganda pada ikon Microsoft Word pada Desktop. Akan tampil lingkungan kerja dari Microsoft Word. Microsoft Word dibagi menjadi beberapa bagian. Title bar adalah batang yang menampilkan judul dari program yang sedang berjalan.
Pada title bar ditampilkan pula ikon program di sudut kiri –yang jika diklik kanan akan menampilkan menu popup “control menu”- dan tiga buah control command (minimize, maximize/restore dan close). Command Minimize digunakan untuk menyembunyikan program dan menyimpan pada task bar dengan bentuk tombol (button). Maximized digunakan untuk mengubah tampilan ukuran program satu layar monitor. Close digunakan untuk menutup program aplikasi. Menu bar adalah batang tempat menyimpan menu-menu utama dari program. Menu adalah kumpulan perintah yang digunakan untuk suatu tujuan tertentu, seperti membuka, menyimpan, menutup dan sebagainya. Menu dilengkapi dengan sebuah huruf yang dapat dijadikan sebagai jalan pintas untuk memanggil menu tersebut melalui tombol pada keyboard. Contoh pada menu File, tampak huruf “F” diberi tanda garis bawah. Ini berarti huruf “F” adalah jalan pintas untuk memanggil menu File. Memanggil menu yang dilengkapi huruf shortcut, dengan cara: tekan tombol Alt pada keyboard, kemudian tekan huruf shortcut tersebut. Gunakan tombol atau pada keyboard, untuk memilih sub-sub menu dari menu utama tersebut. Untuk memilih atau menggunakan sebuah sub menu, tekan tombol Enter pada keyboard. Untuk menghilangkan fokus dari sebuah menu utama, tekan tombol Esc dari keyboard.
Tool bar adalah batang yang menampung ikon-ikon untuk jalan pintas dari pemanggilan sebuah menu tertentu.
Contoh untuk perintah menyimpan dokumen, Anda tidak perlu mengklik menu File kemudian Save, tapi cukup dengan mengklik tombol bergambar disket pada tool bar. Ruler adalah batang yang digunakan untuk mengatur batasan (margin) dari sisi-sisi halaman kertas, dapat pula digunakan untuk mengatur jarak indentasi dari sebuah paragraf atau mengatur posisi peletakan sebuah objek (seperti gambar) pada halaman kertas. Ruler dapat ditampilkan atau disembunyikan  Ruler. Ada dua buah ruler pada Ms. Word,
àdengan mengklik menu View  yaitu vertical ruler dan horizontal ruler. Pada horizontal ruler, terdapat tiga buah alat pembatas di sisi kiri dan sebuah alat pembatas di sisi kanan. Alat pembatas pada sisi kiri yaitu: First Line Indent (letaknya pada sisi kiri atas ruler) digunakan untuk indentasi baris pertama pada sebuah paragraf. Hanging Indent (letaknya pada sisi kiri bawah ruler) digunakan untuk indentasi baris selanjutnya dari sebuah paragraf. Left Indent (letaknya pada sisi kiri bawah ruler di bawah Hanging Indent) digunakan untuk mengatur batas kiri seluruh baris dari sebuah paragraf. Alat pembatas pada sisi kanan yaitu: Right indent (letaknya pada sisi kanan bawah ruler) digunakan untuk mengatur batas kanan seluruh baris dari sebuah paragraf. Scroll bar adalah suatu batang yang digunakan untuk mengguluang halaman kertas yang tidak tampak pada layar. Ada dua buah scrool bar, yaitu Vertical Scroll bar dan Horizontal Scroll bar. Status bar adalah suatu batang yang mengandung informasi status atau keadaan suatu program aplikasi yang sedang dijalankan. Status bar berada di bagian bawah jendela aplikasi. Pada Ms. Word, status bar berisi informasi tentang halaman yang sedang dikerjakan, jumlah halaman, posisi kursor, seting bahasa dan sebaginya.
B. Microsoft Excel
C. Microsoft Power Point
Sebelum mempelajari ketiganya, akan diajarkan terlebih dahulu tentang fungsi-fungsi keyboard.
- untuk mengeblok : tekan ( ctrl+ A )
- untuk mengeblok kata hanya sedikit : tekan ( ctrl + shift ), lalu arahkan kursor.
- untuk membesarkan : tekan ( ctrl+ [ atau ] )
- untuk memperbesar atau memperkecil : ( shift + f3 )
- untuk rata tengah : ( ctrl + E )
- untuk rata kiri : ( ctrl + L )
- untuk rata kanan : ( ctrl + R )
- untuk rata kiri-kanan : ( ctrl + J )
- untuk judul ditebalkan : ( ctrl + B )
- untuk tulisan miring : ( ctrl + I )
- untuk  garis bawah : ( ctrl + U )
A. Microsoft word
Tugas untuk membut Mail Merge
Caranya :
1.    ketik semua data-data di exel.
Contoh : Nama, NIM,  Tanggal lahir, Semester, Tempat Tugas, dll.
2. Save data di exel
3. Buka Ms. Word, ketik semua surat
4. Klik mailings, Start Mail Merge, Step by Step my Wizard, Next: Starting document, Next: Select recipients, Next: Write your letter, more items, klik di tempat yang ingin di isi, insert, cancel.

B. Microsoft excel
Menggunakan fungsi pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
C. Microsoft Power Point
Merubah presentasi menjadi indah dan menarik.
D. Membuat Blog
Buat blogger dengan : www.blogger.com
Fungsinya yaitu; untuk memposting bahan ajar, komunikasi guru dengan murid, up date informasi.